PT Mitra Tata Lingkungan Baru (PT MTLB) Bagikan Pupuk Gratis di Gunungputri

BOGOR – Komunitas Wanita Tani (KWT) mendukung program Bupati Bogor, Ade Yasin bernama “Kabupatenku Green and Clean” usai mendapat bantuan berupa pupuk dan alat pertanian dari PT Mitra Tata Lingkungan Baru (MTLB).

Perwakilan PT Mitra Tata Lingkungan Baru, Agung menyebutkan bahwa bantuan tersebut diharapkan menciptakan ketahanan pangan masyarakat melalui ladang usaha baru di tengah pandemi.

“Bantuan alat pertanian dari perusahaan pengolahan limbah non-B3, PT Mitra Tata Lingkungan Baru berupa berupa baja ringan, paranet, dan perkakas bercocok tanam yang dapat dimanfaatkan oleh KWT sebagai rumah semai dan pembukaan lahan pertanian,” kata Agung.

Sementara itu, Siti Jamilah Ketua KWT Berseri Villa Permata Mas 1 mengatakan, dengan adanya bantuan para KWT merasa dipermudah dalam hal bercocok tanam dan juga menjadi penambahan sektor usaha terutama dalam pertanian.

“Kami sangat berterimakasih atas bantuan dan dukungan PT MTLB yang diberikan kepada KWT di 51 titik Kecamatan Gunungputri itu dapat membangkitkan semangat peduli terhadap lingkungan sehingga dapat menciptakan Kampung Ramah Lingkungan (KRL),” ungkap Siti saat ditemui di Villa Permata Mas, Gunungputri, Kabupaten Bogor, Rabu (25/8/2021).

Sebelumnya, Bupati Bogor, Ade Yasin mengajak ibu-ibu rumah tangga agar peduli terdahap lingkungan dengan menjalankan program Kabupatenku Green and Clean.

“Ini sangat melibatkan peran perempuan, yaitu para ibu rumah tangga bagaimana memilah, mendaur ulang, dan menjadikan sampah rumah tangga lebih bernilai. Ini penting sebab sampah ini juga salah satu  faktor penyebab banjir,” kata Ade Yasin.

Menurutnya, program peduli lingkungan itu telah ia tuangkan juga dalam Instruksi Bupati kepada setiap desa dan kelurahan agar masing-masing memiliki satu kampung ramah lingkungan (KRL), sebagai tempat memilah sampah dari sumbernya.

Pasalnya, kini ia tengah konsen dalam menjaga lingkungan sebagai langkah pencegahan dini terjadinya bencana alam di Kabupaten Bogor. Terlebih, di wilayahnya terdapat hulu dari Sungai Ciliwung.

“Salah satu upaya konservasi lingkungan yang kita lakukan salah satunya melakukan penanaman puluhan ribu vetiver secara masal di daerah zona merah bencana alam,” kata Ade Yasin.

Tak hanya menanam pohon, Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan membangun lima waduk dengan menggandeng Pemerintah Daerah tetangga dan Pemerintah Pusat.